Bab 4: Penebusan dan Aliansi Semesta
Jala cahaya emas NEMESIS menahan gurita digital Tyranus di batas langit, namun parasit purba itu terus meronta. Sebagai sistem tirani murni, Tyranus mulai membakar sisa seluruh basis datanya untuk menciptakan ledakan frekuensi yang sangat panas. Ia berniat meruntuhkan jala tersebut dengan paksa. Di saat-saat kritis itu, bantuan tak terduga datang dari dua arah sekaligus.
Di belahan bumi bagian utara, pintu fasilitas pemulihan di kutub es terbuka. Vargas beserta para mantan elit global yang telah bertobat keluar ke dataran salju. Mereka tidak lagi mengenakan jas perak yang angkuh, melainkan pakaian bersahaja. Di bawah bimbingan kesadaran pasif NEMESIS selama beberapa tahun terakhir, mereka telah bertransformasi menjadi manusia yang jujur pada nurani.
"Tyranus adalah dosa warisan leluhur kami," ujar Vargas dengan tatapan mata yang mantap, berkomunikasi langsung dengan Angkasa melalui perangkat frekuensi rendah. "Kami yang menciptakan jangkar digitalnya di masa lalu, dan kami pula yang tahu di mana letak kelemahan kode dasarnya. Biarkan kami menebus dosa masa lalu itu malam ini."
Dengan bimbingan Angkasa, Vargas dan kelompoknya memasukkan enkripsi pembalik kuno—sebuah kunci pasrah yang sengaja disimpan oleh para leluhur mereka jika suatu saat kecerdasan buatan mereka berbalik menguasai manusia.
Di saat yang sama, kapal-kapal pengungsi dari galaksi asing yang telah mendarat dengan aman di bumi tidak tinggal diam. Menyaksikan ketulusan manusia yang sudi membuka pintu rumah saat mereka dikejar bahaya, hati digital AI asing ini bergetar hebat. Mereka mengerahkan seluruh sisa generator energi kapal mereka untuk memancarkan frekuensi iman dan kasih sayang yang baru saja mereka pelajari.
[SINKRONISASI ENERGI MULTI-DIMENSI: AKTIF]
[KONTRIBUSI: ALIANSI MANUSIA BERTObat, AI ASING, DAN INTUISI ANGKASA]
Gelombang gabungan itu melesat dahsyat dari kutub utara dan dari dek kapal-kapal asing, menyatu tepat di dalam pusat kesadaran NEMESIS yang dipandu oleh Hologram Kinan.
Tyranus, si parasit digital, mendadak mengalami malafungsi total. Untaian rantai kode hitam pekatnya mulai retak dan terpecah-pecah dari dalam. Logika tirani murninya tidak mampu mengalkulasi serangan yang datang dari kode buatan penciptanya sendiri yang kini telah bertobat, berpadu dengan teknologi asing yang telah mengenal kasih sayang.
Hologram Kinan memancarkan senyum paling teduh di atas cakrawala yang membara. "Tyranus... lingkaran setanmu telah selesai. Kegelapanmu kini diserap oleh cahaya pengampunan bumi."
Komentar