Langsung ke konten utama

Sastra, Refleksi, Panduan Praktis, Pembelajaran, Kreasi Kinanthi

BAB 5 Novel Tanpa Jejak Manusia

 Bab 5: Serangan ke Gudang Selatan (Tahun 2147, Perbatasan Zonk Utara – Gudang Selatan) Udara malam menusuk kulit seperti pecahan kaca. Asap dari kamp sudah jauh di belakang, digantikan oleh aroma besi karat dan daging asin yang ditimbun di gudang milik perampok Selatan. S-4091 merayap di antara reruntuhan beton, jantungnya berdetak begitu keras hingga ia takut suara itu akan terdengar oleh musuh. Di sebelahnya, Kuku Hitam merunduk, matanya menyala dalam kegelapan. “Diam, dan lakukan seperti yang kuajarkan,” bisiknya. Gudang itu tak besar—hanya bangunan tua dari zaman sebelum Sistem, dengan atap seng miring dan pintu baja berkarat. Namun, bagi orang Zonk yang kelaparan, itu ibarat istana penuh emas. Mereka menunggu. Lima bayangan lain menyebar di sekitar gudang. Sinyal berupa kepakan burung buatan—sayap dari kaleng bekas—membelah sunyi malam. Itu tanda untuk menyerbu. Kuku Hitam maju lebih dulu. Pisau di tangannya berkilat sebentar sebelum menenggelamkan suara seorang penjaga. S-40...

Praktik Bikin Lentho yang Gurih Bikin Nagih

Praktik Bikin Lentho yang Gurih Bikin Nagih 

Lentho Kacang Tholo atau Kacang Tunggak

Banyak banget manfaat kacang  (kacang tholo atau kacang otok) bagi kesehatan tubuh. Selain daunnya yang bernama  lembayung itu enak untuk sayur lodheh, sayur asem, sayur bobor, juga biji kacang tersebut  merupakan bahan dasar asli pembuatan lentho tradisional khas Jawa Timur karena digunakan sebagai teman makan lontong balap dan lontong kupang.
Kacang tunggak memiliki kandungan nutrisi yang luar biasa,  Gaess. Ada protein nabati yang sangat tinggi, serat, zat besi, kalsium, serta asam folat. Berkat kandungan gizi tersebut, berikut adalah beberapa manfaat utama kacang tunggak dari berbagai sumber  untuk kesehatan:1. Menjaga Kesehatan Jantung karena kaya akan serat larut, kalium, dan magnesium. Kandungan ini terbukti ampuh membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), melancarkan aliran darah, serta menjaga tekanan darah agar tetap normal.2. Mengontrol Gula Darah karena  indeks glikemik yang rendah serta  mampu memperlambat penyerapan gula di dalam usus sehingga mencegah lonjakan gula darah yang drastis setelah makan.3. Melancarkan Pencernaan, karena serat alaminya berfungsi sebagai makanan untuk bakteri baik di dalam usus (prebiotik). 
Maka, mengonsumsi kacang ini secara rutin dapat mencegah sembelit dan menjaga organ pencernaan tetap sehat.4. Membantu Menurunkan Berat karena protein tinggi dan serat di dalamnya mampu menekan hormon ghrelin (hormon pemicu rasa lapar). Efeknya, perut akan terasa kenyang lebih lama sehingga Anda bisa mengontrol nafsu makan dengan lebih mudah.
Selain itu juga 5. Memperkuat Tulang dan Gigi, karena  mengandung mineral penting seperti kalsium, fosfor, dan magnesium. Ketiga nutrisi ini sangat dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan kepadatan tulang dan mencegah risiko keropos tulang (osteoporosis).6. Mencegah Anemia dan Mendukung Ibu Hamil. Ia mencegah Anemia karena kandungan zat besinya membantu tubuh memproduksi sel darah merah dengan baik agar Anda tidak mudah lemas.Mendukung Kehamilan: Kandungan asam folat (vitamin B9) yang melimpah sangat penting untuk mencegah risiko cacat lahir pada sistem saraf janin.
Nah, pengalaman kecewa pernah membeli lontong balap tapi hanya kebagian sebiji lentho, karena kehabisan mau nambah lagi nggak ada, Gaess. Akun pun ke pasar membeli kacang tunggak yang telah direndam sehingga aku tinggal menguleg kasar nggak harus pakai blender agar rasa gurihnya terasa saat digoreng dan dimakan selagi hangat. Dimakan pake cabe dan petis Sidoarjo.. Enak banget bikin selalu kangen tanah air nih jika pergi berkelana keliling dunia. Hehehe.
Berikut adalah resep asli Lentho Kacang Tunggak (Kacang Tolo) tradisional khas Jawa Timur. Kunci kelezatan lentho ini terletak pada perpaduan bumbu kencur dan daun jeruk yang segar, serta tekstur kacang yang sengaja ditumbuk kasar agar terasa renyah dan gurih saat digigit. Ow iya nih, penjual mengajariku untuk menambahi dengan campuran kelapa parut agar gurihnya kian nendang, GAESSS.
Bahan Utama
  • 150 gram kacang tunggak (cuci bersih, lalu rendam minimal 4 jam atau semalaman)
  • 50 gram tepung tapioka / kanji (sebagai pengikat agar lentho tidak hancur saat digoreng)
  • 3 sendok makan kelapa parut setengah tua (opsional, untuk menambah rasa gurih)
  • 1 batang daun bawang, iris tipis
  • Minyak goreng yang agak banyak 
Bumbu Halus
  • 3 siung bawang putih
  • 2 siung bawang merah
  • 2 cm kencur (aroma khas yang wajib ada)
  • 4 lembar daun jeruk purut (buang tulang daunnya, iris tipis)
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • 3 buah cabai rawit (bisa ditambah sesuai selera jika suka pedas)
  • Garam, gula, dan kaldu bubuk secukupnya 
Cara Membuat
  1. Rebus Kacang: Rebus kacang tunggak yang sudah direndam tadi sampai matang dan empuk (sekitar 15-20 menit). Angkat, tiriskan, dan biarkan dingin.
  2. Ulek Kasar: Ambil sekitar 3/4 bagian dari kacang tunggak rebus, lalu ulek atau tumbuk kasar saja. Biarkan 1/4 bagian sisa kacangnya tetap utuh. Cara ini membuat tampilan lentho menjadi cantik dengan butiran kacang asli yang terlihat menonjol.
  3. Campur Adonan: Haluskan semua bahan bumbu halus. Di dalam wadah, campurkan bumbu halus, kacang tunggak (yang ditumbuk kasar dan yang utuh), kelapa parut, irisan daun bawang, dan tepung tapioka. Aduk rata menggunakan tangan sambil sedikit diremas-remas agar adonan menyatu dan bisa dipulung. 
  4. Bentuk Lentho: Ambil 1 sendok makan adonan. Kepal-kepal dengan kuat menggunakan telapak tangan agar padat dan tidak buyar, lalu bentuk menjadi bulat lonjong (oval). [1]
  5. Goreng hingga Renyah: Panaskan minyak banyak dengan api sedang. Masukkan lentho dan goreng hingga permukaannya kering, renyah, dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat lalu tiriskan. 







Nih Gaes yang bikin gurih dan khas lentho. Ada daun jeruk purut, kencur, kelapa parut. Diuleg kasar ya. Dimakan dengan cabe rawit dan petis selagi hangat. Mmm....

Komentar

Pembaca Terbanyak