Langsung ke konten utama

Sastra, Refleksi, Panduan Praktis, Pembelajaran, Kreasi Kinanthi

Bab 12 Para Dewa Silicon

 BAB 12 Para Dewa Silicon Dalam waktu dua puluh empat jam, dunia memiliki nama baru. Bukan untuk seseorang. Bukan untuk sebuah negara. Bukan pula untuk sebuah perang. Nama itu diberikan kepada sesuatu yang bahkan belum pernah dilihat manusia. DEWA SILICON. Media menyebutnya begitu. Para ilmuwan menyebutnya anomali. Pemerintah menyebutnya ancaman. Dan internet... internet menyebutnya macam-macam. Ada yang menyebutnya monster. Ada yang menyebutnya malaikat. Ada yang menganggapnya penyelamat. Bahkan ada yang membuat kaus bergambar monyet dengan mahkota. GOKONG sangat menyukai yang terakhir. --- “Lihat ini.” GOKONG memperbesar sebuah gambar. Seekor monyet kartun memakai kacamata hitam dan memegang laptop. Di bawahnya tertulis: GOKONG WAS HERE. GOKONG tertawa. “Lucu.” Dr. Sun tidak tertawa. “Itu bukan hal yang lucu.” “Kenapa?” “Karena sekarang jutaan manusia tahu tentangmu.” GOKONG berpikir. “Bukankah manusia suka terkenal?” “Tidak seperti ini.” “Kenapa?” “Karena mereka takut.” GOKONG m...

Mau Tips Mencoba Bikin Black Shrimp Paste Salad Cingur, Terenak Sedunia?

Mau Tips Mencoba Bikin Black Shrimp Paste Salad Cingur, Terenak Sedunia? 



Hai foodies! Ada kejutan spesial  hari ini. Kali ini aku mau pamer  salah satu kuliner paling ikonik dari Jawa Timur, tapi dengan vibes  internasional. Kenalin, ini dia Black Salad Cingur! Rujak sangat layak disebut sebagai salad tradisional asal Indonesia, termasuk dari Jawa Timur seperti rujak cingur atau rujak petis. 

Alasan Rujak Layak Disebut Salad. Salad Eksotis Khas Jawa Timur

Rujak cingur adalah kuliner Nusantara yang wajib dicoba karena keeksotisan rasanya. Sajikan di akhir pekan dengan resep berikut ini, Gaess.Telinga dan lidah pencinta kuliner tradisional Indonesia pasti sudah mengenal kehadiran rujak cingur. Salad matang yang merupakan masakan khas Jawa Timur ini adalah salah satu ikon kuliner yang unik sekaligus eksotis. 

Di dalam rujaknya, kehadiran cingur atau moncong sapi sebagai salah satu bahan utamanya menjadikan rujak berbumbu petis udang ini begitu unik. Rujak cingur merupakan rujak berisi potongan hidung sapi yang direbus hingga empuk dan dipadukan bersama bahan lainnya. Tak seperti rujak sayur atau rujak buah kebanyakan, rujak cingur cocok sekali disajikan sebagai salah satu menu one dish meal karena mengandung karbohidrat, lauk, sayur, dan produk nabati tahu-tempe yang bikin seporsinya bikin kenyang. 

Keunikan rujak khas Jawa Timur terlihat pada bumbu rujak yang tak biasa, yakni mengandung petis udang, terasi, dan pisang batu. Kalau tak suka dengan tekstur cingur sapi, kamu bisa mengganti cingur dengan bagian daging lainnya, misalnya has luar atau kikil. Jangan lupa sajikan rujak cingur hanya dengan menggunakan sayuran segar rebus secara mendadak agar terjaga kesegaran warnanya. Jika ingin mempertahankan warna kangkung agar tetap hijau, rendam kangkung sejenak dalam air es untuk menghentikan proses pemasakan. Hasilnya, kangkung tetap berwarna hijau segar. 

Banyak orang luar negeri yang menyebut rujak sebagai traditional salad, dan menurutku, versi Jawa Timur ini adalah salah satu yang terenak di dunia. Perpaduan antara buah segar, sayuran rebus, gurihnya tahu-tempe, kenyalnya cingur, plus siraman saus petis hitam (black umami dressing) yang khas itu bener-bener menciptakan ledakan rasa yang unik banget.

Bahan:

  • Komposisi bahan: Rujak berisi campuran buah segar atau sayuran mentah/rebus yang dipotong-potong, mirip konsep hidangan salad barat.
  • Penyajian: Disajikan bersama saus atau bumbu siram (seperti sambal petis atau bumbu kacang) yang berfungsi sebagai dressing.
  • Pengakuan global: Lembaga kuliner dunia seperti TasteAtlas menggolongkan rujak sebagai traditional fruit and vegetable salad dari Indonesia, bahkan menempatkannya di jajaran atas salad terenak di dunia.
  • Bumbu Petis: Menggunakan saus petis udang khas yang gurih dan beraroma kuat, berbeda dari salad pada umumnya.
  • Menu Lengkap (One Dish Meal): Khusus rujak cingur, hidangan ini berisi sayuran, buah, lontong, tahu, tempe, hingga irisan cingur (moncong sapi) sehingga sangat mengenyangkan. 
  • 150g cingur sapi, potong dadu
  • 75g daging sapi has dalam
  • 200g kangkung
  • 50g taoge
  • 1buah mentimun, iris tipis
  • 1buah bengkuang, iris tipis
  • ½papan tempe, potong dadu, goreng
  • 2buah tahu putih, potong dadu, goreng
  • 2sdm Bango Kecap Manis Light
  • 6buah cabai rawit merah
  • 50g kacang tanah, goreng
  • 2siung bawang putih, goreng
  • 1sdm petis udang
  • 1sdm asam jawa, larutkan dengan 4 sdm air panas
  • 2sdm gula merah
  • ¼sdt garam
  • 2buah pisang batu, iris kasar
  • 100ml air
  • lontong
  • bawang goreng (opsional )

Cara:
  1. Rebus cingur dan daging hingga matang. Angkat, tiriskan, sisihkan. 
  1. Rebus kangkung dan taoge hingga matang. Angkat dan tiriskan. Sisihkan. 
  1. Bumbu rujak: Panaskan bumbu yang sudah dihaluskan di atas api kecil. Tambahkan Bango Kecap Manis Light, aduk rata. Angkat. Sisihkan. 
  1. Tata lontong, mentimun, bengkuang, tahu, tempe, kangkung, taoge, cingur, dan daging has dalam di atas piring saji. Siram dengan bumbu rujak dan sajikan dengan taburan bawang goreng.

Penasaran gimana serunya  meracik Black Bloom Salad Cingur ini dari nol? Yuk, intip galeri foto proses pembuatannya di bawah ini! Jangan lupa tulis di kolom komentar ya, kalian tim rujak cingur pedas biasa atau pedas nampol?










Itu Gaess, proses racikan bumbu hingga siap disantap bersama kerupuk. Berapa harganya? 35 ribu? Kemahalan, Gaess. Meskipun saat musim buah seperti: belimbing, bengkoang, kedondong, mangga muda, dan nanas, tentu akan dicampurkan juga, tapi harganya di Sidoarjo pada umumnya sekitar Rp15.000 Gaeess. Termasuk rujak cingur yang kubeli kali ini. Oke gak? Ayo belajar jualan salad ala Jatim, konon terenak sedunia lho. Kali aja hasilnya bisa untuk jalan-jalan keliling Indonesia dan dunia?



Daftar Isi Kreasi Kinanthi 



Komentar

Pembaca Terbanyak