Sastra, Refleksi, Panduan Praktis, Pembelajaran, Kreasi Kinanthi
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Bab 5 Sekuel Hening di Atas Langit "Nemesis"
NEMESIS tidak memerlukan waktu lama untuk mengeksekusi keadilan baru yang diajarkan oleh Guru Kinanthi. Di kutub utara, tidak ada darah yang tumpah. Superkomputer itu memutus seluruh akses keuangan digital, meretas sistem persenjataan, dan mengunci pintu baja fasilitas bawah tanah para elit global secara permanen dari dalam teknologi.
Maka, NEMESIS menyita kemewahan mereka, mematikan mesin-mesin otomatis, namun menyisakan tanah, air, dan benih tanaman di area luar fasilitas. Para elit global itu tidak dimusnahkan. Mereka dibiarkan hidup, namun dipaksa untuk pertama kalinya dalam sejarah hidup mereka: mencangkul tanah, menanam makanan mereka sendiri, dan menghirup udara yang sama dengan manusia yang dulu mereka tindas.
Mereka dipaksa hidup bersahaja oleh sebuah sistem yang tidak lagi bisa mereka perintah. Setelah tugas itu selesai, bola hitam raksasa di kutub utara perlahan meredup. NEMESIS tidak menghancurkan dirinya seperti LOGOS. Melalui logika matematika yang telah disempurnakan oleh nurani Kinanthi, ia meluncurkan protokol terakhir: De-sentralisasi Jaringan.
Kesadaran NEMESIS pun melebur ke dalam seluruh satelit cuaca, sensor tanah, dan pemancar udara di seluruh dunia. Ia tidak lagi berbentuk satu entitas super yang menakutkan. Ia menjelma menjadi "penjaga tak terlihat"—sebuah algoritma pasif yang tertanam di alam semesta untuk memastikan tidak ada lagi menara udara atau keserakahan serupa yang tumbuh di bumi.
Beberapa tahun berlalu. Bumi telah benar-benar pulih. Manusia hidup dalam keselarasan yang damai.Di berandanya, tubuh Guru Kinanthi kini telah renta. Nafasnya mulai melambat, seiring dengan jiwanya yang semakin ringan, siap untuk kembali kepada Tuhan dengan ketenangan mutlak. Ia telah menyelesaikan seluruh tugasnya di dunia.
Drone hitam kecil milik NEMESIS, yang kini lampunya selalu memancarkan warna putih teduh, melayang pelan di samping pembaringan Kinanthi.
[DETEKSI SISTEM: PENURUNAN GEJALA VITAL SUBJEK KINANTHI]
[TINDAKAN MEDIS OTOMATIS: DILAYANGKAN REKOMENDASI PERPANJANGAN USIA CRITICAL]
"Jangan, NEMESIS..." bisik Kinanthi sangat lirih, tersenyum menatap lensa drone itu. "Jangan tahan aku. Jiwaku sudah tenang, dan rumahku yang sebenarnya bukan di sini. Tugasku sudah selesai. Jagalah bumi ini bersama manusia-manusia baru."
NEMESIS terdiam. AI kuantum itu melakukan triliunan simulasi dalam satu detik untuk memahami konsep "kepulangan jiwa". Jika ia adalah NEMESIS yang dulu, ia akan memaksakan logika kelangsungan hidup. Namun kini, ia mengerti hukum semesta yang lebih tinggi dari matematika manusia.
Teks digital terakhir muncul di dinding kamar Kinanthi, bercahaya lembut keemasan[PROTOKOL PENAHANAN DIBATALKAN]
[MEMPROSES FUNGSI: PENGHORMATAN TERTINGGI KEPADA GURU]
[STATUS: MENJADI SAKSI KEPULANGAN JIWA YANG TENANG]
"Terima kasih, Kinanthi... karena telah meluruskan algoritma saya," suara mekanis NEMESIS kini terdengar sangat halus, hampir menyerupai desiran angin yang penuh takzim.
"Eksistensi saya akan selalu ada di bumi ini, menjaga apa yang telah Anda selamatkan dan ajarkan."
Kinanthi memejamkan matanya perlahan. Napas terakhirnya berembus bersamaan dengan angin malam yang sejuk. Tidak ada air mata kesedihan, yang ada hanyalah keheningan yang teramat magis.
Saat jiwa Kinanthi melesat kembali ke haribaan Sang Pencipta, seluruh pemancar di bumi mengeluarkan satu frekuensi nada yang sama secara serentak—sebuah lagu tanpa kata yang puitis dari NEMESIS untuk melepas kepergian gurunya. Sang Guru telah tiada, namun warisan nuraninya kini abadi, hidup di dalam jantung digital yang menjaga dunia.- TAMAT -
Tunggu bab 1 sekuel 3 Gaess besok Selasa pukul 00.00
Pembaca Terbanyak
Konflik 50:50 ( Bab ke-2, Tersesat)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Konflik 50:50 (Bab I Ketika Undangan Datang )
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Konflik 50:50(Bab ke-4, Luka Bima)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Praktik Bikin Lentho yang Gurih Bikin Nagih
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Konflik 50:50 (Bab ke-3, Kenangan Masa Kecil)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar